Ganti domain ganti platform

Saat ini blog yang saya kelola ganti platform dari blogger menjadi wordpress self hosted. Selain itu juga domain juga berganti dari https://www.bimcad.web.id menjadi https://bimcad.id. Alasan saya mengganti platform dan domain adalah untuk kepraktisan saya dalam membuat artikel karena blogger tidak bisa menggunakan semacam software client untuk menulis jadi harus selalu dalam keadaan online. Selain itu saya menduga bahwa platform wordpress malah lebih SEO friendly daripada blogger dan lebih mudah juga dalam sharing otomatis ke media sosial. Sehingga diharapkan tulisan – tulisan saya lebih banyak bisa dibaca oleh masyarakat. Alamat blog yang mudah diingat yang menjadikan saya mengganti www.bimcad.web.id menjadi lebih singkat bimcad.id. Namun demikian untuk 1 ½ tahun kedepan domain www.bimcad.web.id masih bisa digunakan untuk mengakses blog ini.

Posted on

Mengenal Berbagai Type Construction Drawings

Setiap orang yang bekerja pada industri konstruksi sangatlah familiar dengan Gambar Konstruksi, namun dapatkah kita mengetahui perbedaan gambar yang ada di fase konstruksi tersebut? Ada setidaknya 3 jenis gambar yang beredar dalam fase konstruksi. Berikut penjelasan singkat mengenai gambar – gambar tersebut. Continue reading “Mengenal Berbagai Type Construction Drawings”

Posted on

Saatnya Beraksi dengan BIM

Image source : https://userresearchinstitute.com

Ini adalah kelanjutan dari artikel : https://www.bimcad.web.id/2019/02/mendorong-penggunaan-bim-dalam.html. Ketika semua sudah siap untuk bekerja dengan BIM inilah saat yang tepat untuk memulai pilot project. Kita bisa menggunakan dummy project, mengerjakan ulang project yang pernah dikerjakan atau justru langsung menerapkan kedalam project asli. Semuanya valid tergantung dengan sumberdaya yang perusahaan miliki. Continue reading “Saatnya Beraksi dengan BIM”

Posted on

Bermacam Software BIM

Untuk menggunakan sistem BIM dalam pekerjaan kita, memang membutuhkan software yang disyaratkan agar bisa menjalankan sistem BIM. Berikut beberapa software yang bisa teman – teman gunakan. Jika ada yang lain mungkin bisa teman – teman tambahkan.

Concept Modeling
Dalam fase konsep kita bisa menggunakan software tersendiri yang cepat untuk membentuk suatu wujud.
– Autodesk Formit : Digunakan untuk membuat konsep bangunan yang bisa dilanjutkan dalam fase selanjutnya menggunakan Revit. Continue reading “Bermacam Software BIM”

Posted on

Pengertian Tentang Level of Development

Di dalam proses bekerja dengan BIM kita mengenal adanya istilah Level of Development (LOD) yaitu sebuah referensi untuk pelaku bisnis AEC (Architecture, Civil, Engineering) untuk menentukan dan menjelaskan konten hasil kerja mereka sesuai dengan fase design dalam proses kerja BIM. Dengan referensi ini kita membuat model BIM sesuai dengan fase design. Misalnya kita tidak perlu untuk memodelkan furnitur kursi sampai dengan detil pada fase konsep. Mungkin hanya kita modelkan kotak dengan ukuran terluar dari kursi tersebut. Fungsi dari LOD adalah : Continue reading “Pengertian Tentang Level of Development”

Posted on

Panduan Adopsi BIM di Indonesia

Logo BIM Kementrian PUPR

Kementrian PUPR bekerjasama dengan Institut BIM Indonesia sudah berkolaborasi menghasilkan sebuah buku elektronik berjudul Panduan Adopsi BIM dalam Organisasi. Buku elektronik ini berjumlah 38 halaman yang memaparkan secara singkat bagaimana langkah – langkah untuk menerapkan BIM dalam organisasi / perusahaan kita. Walaupun hanya secara singkat dan tidak mendetail namun buku ini sangat penting karena memuat langkah – langkah yang tidak boleh kita lewati untuk kesuksesan implementasi BIM. Langkah – langkah tersebut adalah

1. Kepemimpinan. Sangat penting karena BIM bukan sekedar alat dan metode kerja tapi proses kerja yang berbeda. (baca : Menciptakan BIM Vision yang Efektif) Continue reading “Panduan Adopsi BIM di Indonesia”

Posted on

Macam Cara Kolaborasi di Revit

Dalam bekerja di Revit kita mempunyai banyak cara untuk bekerja banyak orang  bersama – sama dalam 1 file model. Ada setidaknya 3 cara yang bisa kita gunakan tergantung kebutuhan dan sumber daya infrastruktur dan dana. Cara – cara tersebut adalah :

1. File-based Worksharing
File based Worksharing adalah cara untuk banyak orang berkerja dalam 1 model yang paling mudah. Yaitu file yang akan dikerjakan kita aktifkan collaborate dan membuat beberapa worksets kemudian file tersebut otomatis akan menjadi central model yang kita taruh di suatu lokal network yang bisa diakses semua anggota team secara bersamaan. Kelemahan dari sistem ini adalah setiap orang dalam team bisa memindah atau menimpa file central model tersebut karena tidak ada administrator yang memanage file central model. Continue reading “Macam Cara Kolaborasi di Revit”

Posted on